Rabu, 18 Maret 2020

Wong ewuh Rewang nyumbang dan Ulih-ulih Part 1

Wong ewuh Rewang nyumbang dan Ulih-ulih Part 1
Lareangon Blog - Hoe cah... Wong ewuh Rewang nyumbang dan Ulih-ulih, Opo to iki? Sabar dulu kita jelaskan satu persiji disik. Wong Ewuh berasal dari Bahasa Jawa yang artinya Hajatan cah dan melibatkan bantuan dari para Tetangga maupun saudara.

Wong Ewuh Rewang Nyumbang
Ya Ewuh atau Hajatan merupakan sebuah pesta yang di gelar umumnya pada acara Pernikahan, sunatan atau Sepasaran Bayi. Ya seperti pada umumnya melibatkan Tetangga maupun Saudara untuk membantu mempersiapkan semuanya mulai dari masakan, dekorasi dan untuk kelancaran acara. Namanya Rewang atau Rewangan bagi mereka yang terlibat untuk menyiapkan acara di atas. Sedangkan Nyumbang adalah bagi mereka yang mendapat undangan maupun tidak untuk menyumbang berupa uang maupun bahan Pokok. Kalau ulih-ulih adalah sebagai bentuk terimakasih dari yang punya hajat dengan memberikan satu paket makanan untuk di bawa pulang. Biar lebih jelas kita bahas satu persatu dengan artikel bersambung ya.
Wong Ewuh dan Rewang
Merupakan yang punya acara hajat tersebut yang menyiapkan segala biaya untuk dikelola para Rewang dalam memenuhi kebutuhan acaranya. Nah Rewang sendiri di bagi menjadi beberapa kelompok sesuai tugasnya masing-masing. Di kampung saya nama tugas saat rewang cukup banyak ni, monggo tak jelaskin...
Among Tamu : Bagian penerima tamu/Dayoh sekadar mbageke atau njagongi terdiri dari Bapak-bapak dan Ibu-Ibu.
Sinoman peladen : Tugasnya meladeni atau mengantar minuman suguhan atau makan kemeja Dayoh, terdiri dari remaja putera dan puteri berseragam.
Gedong : Bagian penerima dan pendataan sumbangan dalam bentuk Sembako.
Taning-taning : menata Suguhan untuk tamu.
Adang : bagian memasak nasi maupun lauk.
Penak penak : bagian memenak nasi membentuk tumpeng untuk ulih-ulih. Beda makna dengan Penak/Kepenak.
Tunggu Ulih-ulih : Tugasnya memberi ulih-ulih atau bingkisan dayoh yang mau pulang.
Candang Gawan : Tugasnya menerima dan mengangkut sumbangan berbentuk sembako, biasanya pake wadah Tenggok
Jayeng : Tugasnya menyiapkan minuman untuk tamu, mulai dari merebus air, nyeduh teh/kopi dan mencuci gelas. Ini dilakukan oleh Bapak-bapak.
Asyiknya Rewang
Dari jaman dahulu rewang sangat mengasyikan bagi siapapun mulai dari anak-anak, remaja dan orang Dewasa. Karena disini bisa bertemu dan berkumpul dengan banyak orang yang lama sudah ga ketemu. Bagi anak-anak seperti saya dulu seneng banget bisa main bareng ramai-ramai sampai malam. Karena terlalu Asyik sampai ga iklas kalau ewuhnya sudah selesai. Dan yang bikin nyesek bila kita ikut main tapi Ortu kita ga disuih rewang hehehhe... Pasti ada yang ngebully atau mengolok-olok "Opo mbokmu rewang thik melu dolan rene" Mak Jleb cah... 
Nah bagi remaja juga tak kalah mengasyikan karena ini kesempatan melihat remaja putri yang cantik dan anggun sedang nyinom. Dengan dandanan khas peladen bisa buat PDKT atau sekedar gojegkan.... Pokok e memori masa itu asyik banget deh. Dan jaman dulu acara Rewang sangat ditunggu banget karena belum ada hiburan atau keramaian yang melimpah seperti sekarang. Ada yang ngalamin zaman itu cah...? 
By : Cah Angon

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Di tenggo Komentaripun... Salam Seduluran